Makanan Cepat Saji serta Bahayanya Bagi Tubuh

Makanan Cepat Saji serta Bahayanya Bagi Tubuh
Mengonsumsi makanan cepat saji pada era modern ini sudah menjadi tradisi bagi masyarakat. Sudah ada banyak penelitian yang menyatakan betapa banyaknya bahaya yang terkandung dalam makanan cepat saji. Namun sayangnya mungkin kita tidak terlalu peduli terhadap akibat yang akan kita rasakan di kemudian hari.

Kita lebih memilih makanan cepat saji karena dianggap lebih praktis. Mulai dari adanya layanan delivery, tersebarnya restoran makanan cepat saji, jenis makanan yang beragam dan rasanya yang tidak menyecewakan.

Namun dibalik kemudahan tersebut, ada banyak bahaya yang ditimbulkan dari mengonsumsi makanan cepat saji. Berikut ini kami sajikan beberapa jenis masakan cepat saji beserta penjelasan kandungan apa saja yang ada di dalamnya dan apa saja akibatnya bagi kesehatan tubuh kita.

1. Mie instan

Bukan hanya praktis, makanan cepat saji yang satu ini juga murah dan enak. Apalagi jika memakannya saat udara dingin atau hujan. Namun meskipun demikian, ada banyak bahaya yang terkandung didalam mie instan ini. 

Mie instan dianggap sebagai junk food atau makanan sampah karena makanan cepat saji yang satu ini mengandung sangat banyak karbohidrat namun tidak mengandung mineral, vitamin ataupun serat. Selain karbohidrat yang tinggi, lemak jenuh dan lemak trans juga terdapat dalam makanan ini. 

Mie instan memberikan tekanan pada sistem pencernaan, memaksa untuk tetap mencerna mie yang sebelumnya sudah dicerna selama berjam-jam. Akibat dari pencernaan yang lambat, ada bahan kimia dan pengawet beracun yang dipertahankan dan mengendap di dalam tubuh. Diantara bahan berbahaya tersebut yaitu butylated hydroxyanisole(BHA) dan t-butylhydroquinone (TBHQ). 

Kedua bahan tersebut digunakan untuk mengawetkan mie instan agar tetap tahan selama berbulan-bulan. Keduanya bersifat karsinogenik yang berarti dapat menyebabkan kanker, asma, dan diare apabila dikonsumsi terlalu sering.

Mie instan juga mengandung jumlah natrium yang cukup tinggi. Efek dari berlebihnya mengonsumsi natrium dapat menyebabkan hipertensi, stroke, gagal ginjal, dan penyakit jantung.

2. Kentang goreng

Kentang goreng atau disebut juga French fries sudah ada sejak ratusan tahun yang lalu. Namun, meski telah ada sejak lama, makanan ini tetap berefek buruk jika terlalu sering mengonsumsinya.  Kentang goreng mengandung kolesterol yang berada dalam minyak yang digunakan untuk menggoreng. Restoran cepat saji yang menyediakan menu ini, pasti menggunakan minyak goreng yang sama berulang kali dalam proses penggorengan untuk menekan biaya produksi. 

Yang perlu kamu ketahui, bahwa penggunaan minyak goreng yang berulang-ulang terutama saat proses panamasan berlebih dapat memecah senyawa asam lemak tidak jenuh menjadi asam lemak jenuh. Lemak jenuh tersebut dapat meningkatkan jumlah kolesterol yang ada di dalam tubuh yang akan mengakibatkan menurunnya kolesterol baik atau kadar HDL(High Density Lipoprotein). 

Menurunnya kadar HDL atau kolesterol baik serta tingginya kadar kolesterol buruk dapat memicu terjadinya penyakit jantung koroner. Selain menyebabkan penyakit jantung coroner, asam lemak jenuh juga dapat menimbulkan penyakit diabetes mellitus.

3. Pizza

Pizza merupakan salah satu makan cepat saji yang tergolong enak dan dapat memanjakan lidah dengan baik. Namun, kandungan yang ada dalam makanan ini harus dijadikan pertimbangan lagi bagi kamu yang sudah tergila-gila dengan pizza. 

Dalam satu potongan pizza, mengandung paling tidak 300 kalori, 700 mg sodium, dan 14 gr lemak jenuh. Karena kandungan itulah, makanan yang berasal dari Negara Itali ini termasuk dalam makanan yang dapat meningkatan risiko obesitas atau kegemukan dan juga kolesterol.

selain mengakibatkan obesitas dan kolesterol, kandungan lemak dan juga beberapa protein dalam pizza dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, meningkatkan tekanan darah, dan kadar gula di dalam tubuh.

Tepung menjadi bahan utama dalam pembuatan makanan ini. Tepung sendiri mengandung serat, mineral, serta vitamin yang dapat dikatakan tidak begitu baik untu kesehatan. Terlebih, jika tepung dimasak dengan cara dipanggang sebagaimana cara memasak pizza.

4. Donat

Sebenarnya, donat yang polos tidaklah terlalu berbahaya bagi kesehatan tubuh. Namun, sekarang donat memiliki berbagai varian toping yang mengandung banyak gula. Donat yang diproduksi oleh agen besar berbeda dengan donat yang diproduksi rumahan. Donat hasil produksi agen besar pasti didistribusikan ke berbagai daerah yang menjadikan donat tidak lagi segar karena berjam-jam melalui proses distribusi. 

Sementara, donat yang baik hanya bertahan selama beberapa jam saja, tidak mencapai satu hari bahkan lebih. Tidak hanya kesegarannya, donat hasil produksi agen besar juga menggunakan minyak goreng yang tidak sehat. Kebanyakan mereka mengganti minyak goreng hanya sekali dalam satu atau dua minggu.

Mengonsumsi donat dengan porsi yang banyak dan terlalu sering dapat menjadikan gigi kamu mudah berlubang dan gusi kamu pun akan mudah berdarah. Kadar gula dalam donatlah yang menyebabkan hal tersebut. 

Selain mengandung gula, donat juga mengandung lemak yang dapat menambah berat badan kamu.
Tidak hanya merusak gigi dan menambah berat badan, donat juga membuat kamu lebih cepat terena diabetes.

5. Es krim

Makanan cepat saji yang satu ini memiliki angka konsumsi yang cukup tinggi. Namun, dibalik tingginya angka konsumsi tersebut ternyata ada banyak kandungan zat kimia di dalamnya. Zat kimia dapat menimbulkan potensi berbahaya bagi tubuh manusia. Kandungan utama dari es krim adalah susu, gula dan krim yang memiliki zat aditif yang membahayakan saraf.

Kalsium sulfat adalah salah satu bahan kimia yang terkandung dalam es krim. Kalsium sulfat adalah senyawa oksigen, kalsium, dan sulfur. Zat ini biasanya digunakan pada beberapa proses industri. Akibat yang ditimbulkan dari zat ini yaitu dapat mengganggu sistem kekebalan tubuh dalam jangka yang panjang.

Selain kalsium sulfat, es krim juga mengandung gelatin. Gelatin merupakan bahan yang dibuat dari tulang hewan. Pada umumnya, gelatin dimanfaatkan untuk pengental. Mengonsumsi zat ini secara berlebihan dapat menyebabkan penyakit kanker hati dan juga alergi.

Mengonsumsi makanan cepat saji sesekali memang tidak akan terlalu berbahaya. Yang membahayakan yaitu apabila dikonsumsi secara terus-menerus dan menjadi sebuah kebiasaan atau bahkan kecanduan. Demikian adalah beberapa jenis makanan cepat saji beserta bahayanya bagi kesehatan tubuh manusia.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Makanan Cepat Saji serta Bahayanya Bagi Tubuh"

Posting Komentar